Fakultas Agama Islam – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menyelenggarakan acara Yudisium Fakultas Agama Islam (FAI) Periode IV Tahun 2025. Kegiatan dengan tema “Mewujudkan Lulusan yang Kompeten, Berkarakter, dan Berdaya Saing di Era Global” berlangsung dengan khidmat pada Jum’at, 21 November 2025.

Acara yang bertempat di Ruang Micro Teaching (MT), Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 Lantai 5, UMM Kampus 3 ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Dekan FAI beserta jajarannya, serta Bapak/Ibu Dosen dari berbagai program studi, termasuk Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Hukum Keluarga Islam, Pendidikan Bahasa Arab, dan Ekonomi Syariah.

Dalam sambutannya yang membuka acara, Dekan FAI UMM, Bapak Dr. Imamul Hakim, SE., M.Sh., menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang tinggi atas capaian para mahasiswa. “Selamat atas keberhasilan yang telah diraih. Yudisium hari ini bukanlah garis akhir, melainkan gerbang awal untuk memulai peran baru di masyarakat. Ilmu yang telah didapat di bangku kuliah harus menjadi bekal untuk berkontribusi nyata, menjadi agen perubahan, dan tentunya, menjadi lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berakhlak mulia,”. Beliau juga menyampaikan pesan motivasi bahwa “Kebaikan dan kebenaran di Islam itu sudah jelas. Akan tetapi, setiap manusia berhak menetukan pilihannya, mau meraih kebaikan dan kebenaran dengan berusaha atau tidak”.

Setelah sambutan, acara inti prosesi yudisium dilaksanakan dengan pengumuman mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Kebanggaan tersebut berhasil diraih oleh Bagus Nur Abidin, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan IPK sempurna 3,87. Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kerja keras dalam menempuh studi.

Sebagai Mahasiswa dengan IPK tertinggi di Yudisium FAI, Bagus menyampaikan rasa terimaksihnya bahwa “Terimaksih kepada kedua orang tua saya yang telah memberikan dukungan dan dorongan selama ini serta kerja kerasnya sebagai petani untuk membiayai saya. Rasa pesimis saya pada awal perkuliahan menjadi salah satu tantangan yang akhirnya berubah karena organisasi”.

Bagus juga berbagi rahasia jitunya meraih IPK tertinggi. “Kuncinya cuma tiga: jangan males baca, manage waktu dengan baik antara organisasi dan akademik, dan yang paling penting… jangan sungkan minta penjelasan dosen kalau ada materi yang belum paham. Itu game changer nya!” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Kegiatan Yudisium FAI Periode IV Tahun 2025 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan resmi dari universitas atas pencapaian akademik para mahasiswa, memberikan motivasi dan penyemangat kepada para wisudawan sebelum terjun ke Masyarakat dan mempererat tali silaturahmi antara para lulusan, dosen, dan jajaran fakultas, sehingga dapat membangun jejaring yang kuat untuk kemajuan bersama di masa depan.

Dengan ditutupnya acara yudisium, diharapkan seluruh wisudawan dan wisudawati FAI UMM, khususnya dari Prodi PAI, dapat mengaplikasikan ilmu mereka dengan optimal dan menjadi alumni yang membanggakan serta memberikan dampak positif bagi bangsa dan negara.