Alumni PAI UMM Resmi Menjadi Kepala SDN Torongrejo 03

alumni pai umm kepala sdn torongrejo 03

Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satu alumni PAI UMM, Soleh Subagja, S.Pd.I., M.Pd.I., resmi mendapat amanah sebagai Kepala SDN Torongrejo 03 di bawah naungan Dinas Pendidikan. Penunjukan alumni Pendidikan Agama Islam UMM sebagai kepala sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan PAI UMM memiliki kompetensi akademik, profesional, serta kepemimpinan yang kuat dalam mengelola lembaga pendidikan. Sebelum dipercaya menjadi Kepala SDN Torongrejo 03, beliau mengemban jabatan fungsional sebagai Guru Ahli Muda. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan kepemimpinan berbasis nilai-nilai pendidikan Islam dan manajemen sekolah yang profesional. Keberhasilan alumni Prodi PAI UMM ini semakin memperkuat posisi Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang sebagai salah satu prodi yang konsisten melahirkan tenaga pendidik dan pemimpin pendidikan yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa aktif Pendidikan Agama Islam UMM untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan kepemimpinan, serta memperluas kontribusi di dunia pendidikan nasional. Dengan amanah baru ini, diharapkan Kepala SDN Torongrejo 03 dapat membawa inovasi dan peningkatan mutu pendidikan, sekaligus menjadi representasi kualitas alumni PAI UMM di tengah masyarakat.

Inisiasi Kerja Sama Prodi PAI UMM dengan Attarkiah Islamiah Institute Thailand

Kerja Sama Prodi PAI UMM dengan Attarkiah Islamiah Institute Thailand.jpeg

Rabu, 15 Januari 2025, pukul 09.00–11.00 WIB, bertempat di Among Tani, telah diadakan inisiasi kerja sama antara Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Attarkiah Islamiah Institute, Narathiwat, Thailand. Acara tersebut diwakili oleh Sekretaris Prodi PAI UMM, Zulfikar Yusuf, Kepala Laboratorium Tarbiyah Ianatut Thoifah, Kepala American Corner sekaligus PIC Internasionalisasi Pascasarjana, Ria Asih, serta tim BPMI UMM yang dipimpin oleh Umiarso. Tim Prodi PAI UMM juga didampingi oleh Dr. Nur Widodo dari Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Teknologi FKIP UMM, yang juga merangkap sebagai tim Dikdasmen Muhammadiyah. Sementara itu, delegasi dari Thailand diwakili oleh Adul Leesen selaku Wakil Kepala Urusan Internasional, bersama empat siswa dan satu guru. Kehadiran mereka dalam rangka program pertukaran pelajar di Kota Batu yang melibatkan SMP Muhammadiyah 8 Batu selama satu minggu, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Batu. Kerja sama ini dirancang untuk memperluas pengalaman internasional mahasiswa PAI UMM, khususnya melalui program magang internasional yang direncanakan berlangsung selama satu bulan di Narathiwat. Kegiatan tersebut mencakup praktik mengajar di tingkat sekolah menengah, pelaksanaan proyek kolaboratif antara mahasiswa dan sekolah, serta aktivitas pengabdian masyarakat. Pertemuan lanjutan akan diadakan untuk membahas detail rencana kegiatan, persiapan mahasiswa, serta kolaborasi dengan sepuluh universitas Indonesia lainnya yang telah memiliki kegiatan bersama dengan Attarkiah. Narathiwat, yang terletak di wilayah selatan Thailand dengan mayoritas penduduk Muslim (sekitar 90%), berjarak sekitar dua jam dari Songkhla. Kerja sama ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta memberikan wawasan internasional bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam UMM, sekaligus memperkuat sinergi global dalam bidang pendidikan.

DOSEN PAI-UMM MENYELENGGARAKAN PELATIHAN MANAJEMEN KELAS KEPADA GURU GURU MADRASAH DI KABUPATEN BLITAR

Pembelajaran abad ke-21 adalah salah satu tantangan yang harus diantisipasi dan dihadapi dalam dunia pendidikan. Sebagaimana diketahui, perkembangan teknologi pada abad ke-21 sangatlah pesat. Perkembangan dalam bidang teknologi menyebabkan terjadinya perubahan pada kepribadian dan kebiasaan masyarakat. Karenanya, pendidikan disesuaikan dengan perkembangan zaman yang ada, begitu pula dengan guru yang memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Guru adalah profesi yang tidak akan tergantikan teknologi, tetapi guru harus mampu menghadapi perubahan. Berangkat dari salah satu alasan tersebut, Prodi PAI Kerjasama antara Majelis Dikdasmen Kabupaten Blitar dengan Direktorat Guru dan Kependidikan Madrasah Kementrian Agama Republik Indonesiamengadakan pelatihan dengan Tema “Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah dalam Pembelajaran yang Berorientasi pada Keterampilan Berpikir Kritis (HOTS)” Pelatihan tersebut dihadiri oleh guru-guru madrasah dan sekolah muhammadiyah sekabupaten Blitar sejumlah 50 peserta.Diharapkan, peserta yang mengikuti pelatihan ini mampu menerapkan metode-metode yang disampaikan selama pelatihan berlangsung. adapun pemateri dari prodi PAI UMM yang terdiri dari 1. Nafik Muthohirin, MA, 2. Zulfikar Yusuf, M.Pd.I. 3. I’anatut Thoifah, M.Pd.I 4. Dina Mardiana, M.Pd.I. Ketua Dikdasmen (Jasmani, S.Ag) berharap semoga  Acara ini bermanfaat untuk lembaga pendidikan di bawah Dikdasmen. Para guru sangat respon berbagai kegiatan untuk meningkatkan kapasitas mereka. Semangat mereka sangat besar untuk belajar. Harapannya kerjasama ini dapat terus berlanjut untuk pengembangan lembaga maupun para guru-guru.