Alumni PAI UMM Resmi Menjadi Kepala SDN Torongrejo 03

Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Salah satu alumni PAI UMM, Soleh Subagja, S.Pd.I., M.Pd.I., resmi mendapat amanah sebagai Kepala SDN Torongrejo 03 di bawah naungan Dinas Pendidikan. Penunjukan alumni Pendidikan Agama Islam UMM sebagai kepala sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan PAI UMM memiliki kompetensi akademik, profesional, serta kepemimpinan yang kuat dalam mengelola lembaga pendidikan. Sebelum dipercaya menjadi Kepala SDN Torongrejo 03, beliau mengemban jabatan fungsional sebagai Guru Ahli Muda. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan kepemimpinan berbasis nilai-nilai pendidikan Islam dan manajemen sekolah yang profesional. Keberhasilan alumni Prodi PAI UMM ini semakin memperkuat posisi Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang sebagai salah satu prodi yang konsisten melahirkan tenaga pendidik dan pemimpin pendidikan yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa aktif Pendidikan Agama Islam UMM untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan kepemimpinan, serta memperluas kontribusi di dunia pendidikan nasional. Dengan amanah baru ini, diharapkan Kepala SDN Torongrejo 03 dapat membawa inovasi dan peningkatan mutu pendidikan, sekaligus menjadi representasi kualitas alumni PAI UMM di tengah masyarakat.
FAI UMM Gelar Rapat Tinjauan Manajemen II untuk Evaluasi dan Perencanaan 2025

Mojokerto – Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (FAI-UMM) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen Kedua (RTM II) pada 19-20 Januari 2025 di Hotel Arayanna, Trawas, Mojokerto. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UMM ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program tahun 2024 serta merancang kembali Rencana Operasional (RENOP) tahun 2025. Selain itu, rapat ini juga membahas penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) serta dasar usulan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dekan Fakultas Agama Islam, Prof. Khozin, dalam sambutannya menekankan pentingnya percepatan penyelesaian studi S3 bagi para dosen agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan fakultas. Ia juga menjelaskan bahwa RTM ini berorientasi pada penetapan, pengendalian, dan peningkatan mutu, sesuai dengan kebijakan penjaminan mutu yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Sementara itu, Wakil Dekan I FAI UMM, Dr. Saiful Amien, M.Pd., menyampaikan hasil survei terkait pemahaman terhadap visi dan misi fakultas. Survei yang melibatkan dosen, karyawan, dan mahasiswa ini menunjukkan tingkat pemahaman yang cukup baik mengenai visi FAI-UMM hingga tahun 2030. Dengan adanya RTM II ini, diharapkan FAI-UMM dapat terus meningkatkan kualitas akademik dan manajemen institusi demi mewujudkan visi fakultas yang lebih unggul di masa depan.
Inisiasi Kerja Sama Prodi PAI UMM dengan Attarkiah Islamiah Institute Thailand

Rabu, 15 Januari 2025, pukul 09.00–11.00 WIB, bertempat di Among Tani, telah diadakan inisiasi kerja sama antara Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Attarkiah Islamiah Institute, Narathiwat, Thailand. Acara tersebut diwakili oleh Sekretaris Prodi PAI UMM, Zulfikar Yusuf, Kepala Laboratorium Tarbiyah Ianatut Thoifah, Kepala American Corner sekaligus PIC Internasionalisasi Pascasarjana, Ria Asih, serta tim BPMI UMM yang dipimpin oleh Umiarso. Tim Prodi PAI UMM juga didampingi oleh Dr. Nur Widodo dari Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Teknologi FKIP UMM, yang juga merangkap sebagai tim Dikdasmen Muhammadiyah. Sementara itu, delegasi dari Thailand diwakili oleh Adul Leesen selaku Wakil Kepala Urusan Internasional, bersama empat siswa dan satu guru. Kehadiran mereka dalam rangka program pertukaran pelajar di Kota Batu yang melibatkan SMP Muhammadiyah 8 Batu selama satu minggu, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Batu. Kerja sama ini dirancang untuk memperluas pengalaman internasional mahasiswa PAI UMM, khususnya melalui program magang internasional yang direncanakan berlangsung selama satu bulan di Narathiwat. Kegiatan tersebut mencakup praktik mengajar di tingkat sekolah menengah, pelaksanaan proyek kolaboratif antara mahasiswa dan sekolah, serta aktivitas pengabdian masyarakat. Pertemuan lanjutan akan diadakan untuk membahas detail rencana kegiatan, persiapan mahasiswa, serta kolaborasi dengan sepuluh universitas Indonesia lainnya yang telah memiliki kegiatan bersama dengan Attarkiah. Narathiwat, yang terletak di wilayah selatan Thailand dengan mayoritas penduduk Muslim (sekitar 90%), berjarak sekitar dua jam dari Songkhla. Kerja sama ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta memberikan wawasan internasional bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam UMM, sekaligus memperkuat sinergi global dalam bidang pendidikan.