Kuliah Perdana Prodi PAI UMM akan Segera Hadir

Kami mengundang seluruh civitas akademika di Lingkungan Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang untuk hadir dalam kegiatan kuliah Perdana yang akan dilaksanakan dengan rincian berikut: đź’ˇ Tema: “Transformasi Pendidikan Islam: Sejarah dan Basis Pemikiran Moderasi Islam di Indonesia” đź—“ Hari/Tgl: Sabtu, 23 Sept 2023 đź•° Jam: 07.00 s/d selesai 📍Tempat: Aula GKB 3 Lantai 6 Narasumber: 👨🏻 Pemateri 1: Dr. Barizi, M.A. Ketua Prodi PAI Pascasarjana UIN Malang 👨🏻‍🏫 Pemateri 2: Fahrudin Mukhlis, M.IRKH. Dosen Prodi PAI FAI UMM 🤩 Dapatkan Keuntungan mengikuti acara ini: 1. Ilmu Bermanfaat 2. E-Sertifikat Seminar 3. Relasi Akademik 4. Gebyar Hadiah (bagi yg beruntung) 5. Minuman &  Snack Special for PAI Students! Note : – Wajib bagi seluruh mahasiswa PAI semester 1-5 – Wajib Mengisi Form Konfirmasi kehadiran untuk E-Certificate https://s.id/konfirmasikehadirankuliahperdanaPAI – Bagi yang berhalangan hadir, harus konfirmasi

KUATKAN KOMPETENSI MAHASISWA PRODI PAI UMM GELAR KULIAH TAMU

Jum’at, 09 Juni 2023. Prodi Pendidikan Agama Islam berkolaborasi dengan HMPS PAI menggelar kegiatan Kuliah Tamu dan penutupan Islamic Education Festival di Baseman DOME UMM dengan tema “Implementasi Nilai Islam dalam Kurikulum Merdeka Perspektif Psikologi Pendidikan”. Dekan FAI UMM, Dr. Khozin, M.Si menyampaikan sambutan pembukanya bahwa untuk mencapai kurikulum merdeka harus memiliki tujuan dan strategi. Dimana Fokos kurikulum merdeka terletak pada keimanan, ketaqwaan dan kebhinekaan global. Sebab Profil PAI memiliki muatan nilai-nilai Islam, yang akan melatih kedisiplinan mahasiswa dengan latarbelakang yang berbeda. Karena pada dasarnya lembaga pendidikan yang anti perubahan, tidak memiliki kesempatan untuk berkembang. Disambung Ketua Prodi PAI UMM dalam sambutannya menuturkan bahwa terdapat 3 poin penting dari pendidikan, yakni nilai Islam, kurikulum merdeka, dan psikologi pendidikan. Selain itu kegiatan Islamic Education Festival merupakan salah satu implementasi dari penggalian bakat dan potensi mahasiswa yang disyiarkan melalui lomba SMA tingkat Nasional. Hadirnya Bapak Lalu Yulhaidir, M,Psi,.Psikolog sebagai narasumber sekaligus sebagai praktisi psikologi pendidikan menerangkan bahwa guru PAI dalam kurikulum merdeka dituntut harus kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bakat dan minat siswanya, agar siswa dapat tumbuh dan berkembang sesuai potensinya. Oleh karena itu calon Guru PAI-UMM harus cukup ilmu untuk menghadapi tantangan ke depan. Selain itu Guru PAI juga dituntut untuk kreatif dalam memilih metode pembelajaran sehingga tidak hanya menggunakan metode ceramah dalam proses pembelajaran.

PAI Bersama Laboratorium Tarbiyah FAI UMM Gelar Kuliah Tamu dan Pameran Media Pembelajaran

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Laboratorium Tarbiyah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang (FAI UMM) mengadakan Kuliah Tamu dan Pameran Media Pembelajaran, menghadirkan dua narasumber Ketua Pimpinan Pusat Forum Guru Muhammadiyah H. Pahri, S.Ag., M.M dan Kepala SMA Muhammadiyah GKB Gresik Isa Iskandar, M.Pd, Selasa (17/1/2023). Wakil Dekan I FAI UMM Dr. Pradana Boy ZTF saat pembukaan mengatakan jika untuk memudahkan siswa terlibat dalam pembelajaran, pengajar bisa memanfaatkan teknologi digital. “Saat ini ada tren kemajuan teknologi di berbagai sektor, sehingga penting pemanfaatan media pembelajaran di sekolah-sekolah Muhammadiyah sekarang ini,” tegas Pradana Boy. Ia menjelaskan selayaknya pengajar terhubung sarana digital. “Kalau kita menggunakan sarana yang menarik dan terhubung dengan kecanggihan digital, maka mahasiswa atau siswa itu akan mudah terlibat (dalam pembelajaran),” tukasnya. Ia juga memaparkan kehadiran para guru dari sekolah-sekolah Muhammadiyah di Malang Raya bertujuan membangun ikatan yang kuat antara lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah. Sementara itu, Pahri menjelaskan, lulusan PAI itu jangan hanya bercita-cita menjadi tukang juru do’a. “Kalian harus jadi petarung. Jadi kepala sekolah. Kalau sudah jadi kepala sekolah yang kreatif dan inovatif. Jangan bikin program sekolah yang normal-normal,” ungkap Pahri, yang pernah menjabat Kepala SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang selama 15 tahun. Menurutnya tantangan pendidikan zaman abad 21 salah satunya adalah kompetisi yang terbuka. “Guru yang tidak update perkembangan digital, nanti akan ditertawai siswanya. Itu artinya, pengelolaan lembaga pendidikan harus terhubung dengan kemajuan e-learning,” jelasnya. Sekolah-sekolah harus memprioritaskan kemajuan teknologi informasi. Menurut dia, zaman sekarang ini adalah peradaban kamera. TikTok atau media sosial lainnya itu harus diisi dengan berbagai konten yang positif. “Salah satu upaya meramaikan TikTok dengan pesan positif, maka guru-guru harus menggunakannya sebagai media pembelajaran,” imbuhnya. Pahri menambahkan, satu hal lagi yang penting diingat dalam pengelolaan lembaga pendidikan yang unggul dan berkualitas. Menurut dia, ciri sekolah hebat itu berarti sekolah yang zero complain. “Jika zero complain itu sudah tercapai, maka berbahagialah sekolah Anda telah menjadi unggul, karena sejatinya sekolah itu melayani siswa,” pungkasnya. (*/had)

Wadahi Bakat Mahasiswa, Prodi Pendidikan Agama Islam FAI UMM Gelar “Tarbiyah Festival 2023”

Malang, 16 Januari 2023. Telah terlaksana Tarbiyah Festival 2023 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari untuk cabang lomba offline, yaitu mulai tanggal 16 hingga 17 Januari 2023 dan untuk cabang lomba online dilaksanakan hingga 20 Januari 2023. Acara ini dilaksanakan tidak hanya sebagai ajang kompetisi dalam lingkup prodi, namun juga untuk mewadahi bakat-bakat mahasiswa PAI baik di bidang akademik maupun non akademik.  Peserta dalam kegiatan ini dimeriahkan oleh mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam angkatan 2020, 2021, dan 2022. Cabang perlombaan yang disiapkan ialah Putra Putri PAI, Futsal, Voli, dan Essai. Lomba pertama yang diselenggarakan ialah Putra Putri PAI pada Senin pagi, 16 Januari 2023 yang bertempat di Aula Sidang Student Center UMM. Pemenang lomba Putra Putri PAI diraih oleh Rizky Firmansyah sebagai Putra PAI dari angkatan 20 B dan Aminah Tussa’diyah sebagai Putri PAI dari angkatan 21 A. Perlombaan selanjutnya pada sore hari dilanjutkan cabang lomba voli. Walaupun hujan mengguyur sekitar kota Malang dan lingkungan kampus 3 UMM, semangat para peserta cabang lomba voli serta suporter tidak menurun. Perlombaan voli ini dilaksanakan hingga malam hari, yang kemudian didapatkan juara pertama voli yakni diraih oleh PAI 20 B dan runner up voli diraih oleh PAI 22 B. Setelah pertandingan voli selesai dilanjutkan dengan acara penutupan sekaligus penyerahan hadiah lomba futsal dan voli.  Pembagian hadiah serta sambutan sekaligus penutupan cabang lomba offline dilakukan oleh Ketua Umum HMPS PAI UMM periode 2022/2023 yaitu Citra Kusuma Dewi dan Bapak Zulfikar Yusuf, M.Pd.I selaku Sekretaris Program Studi Pendidikan Agama Islam yang mewakili Kepala Prodi yang berhalangan untuk hadir. Perlombaan esai sebagai cabang lomba online dilaksanakan mulai hari Senin, 16 Januari 2023 hingga Jumat, 20 Januari 2023. Juara dari lomba esai diraih oleh Isa Almasih Putra dari kelas PAI 22 A. Dengan selesainya penilaian dan pengumuman juara esai tersebut, maka berakhirlah kegiatan Tarbiyah Festival 2023. Kegiatan ini juga mendapat support yang besar dari Prodi Pendidikan Agama Islam sebagai bentuk penguatan prestasi mahasiswa PAI. Harapan dari diadakannya kegiatan ini adalah agar dapat membuka peluang bagi teman-teman program studi Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan bakatnya di bidang akademik maupun non akademik, serta diharapkan dapat mengembangkannya sampai ajang yang lebih besar lagi dalam perlombaan tingkat universitas seperti Rektor Cup atau bahkan di tingkat nasional maupun internasional sehingga bisa membawa nama harum prodi Pendidikan Agama Islam. (AA)

Kolaborasi Akedemik Prodi PAI UMM dengan Prodi PAI UNIDA Gontor

Senin Siang, 19 Desember 2022. Prodi PAI UMM menerima kunjungan dari Fakultas Tarbiyah UNIDA GONTOR dengan jumlah sembilan Dosen . Lanjutan dari penjajakan FGD kali ini bertujuan untuk melihat sejauh mana implementasi nyata MoA. Forum Group Discussion untuk program Benchmarking dalam bidang Pendidikan. Dalam pertemuan tersebut Kaprodi PAI UNIDA GONTOR Saiful Anwar, SPd.I, M.Pd berdiskusi panjang mengenai “Kurikulum(Body of Knowladge) Rumpun Ilmu Prodi PAI”. Di lanjut oleh Kaprodi PAI UMM Mohammad Kamaludin, M.Si menyampaikan ada lima Body of Knowladge Prodi PAI UMM. Wakil Dekan II FAI UMM, Dr. Saiful Amien, M. Pd  pada kegiatan FGD ini. Bapak Amien berpesan agar menjaga silaturrahim akedemis antara PAI FAI UMM dengan PAI UNIDA Gontor dapat terus ditingkatkan kualitasnya.

Info Penting Bagi Mahasiswa PAI UMM

Assalamualaikum Wr Wb Hay kamu mahasiswa PAI UMM. prodi membuka peluang untuk para mahasiswa untuk memperkuat kemampuan dan keterampilanmu. Ada 3 skema pembinaan intensif yang disiapkan oleh prodi, yaitu: 1. Kelas Bahasa Inggris untuk Komunikasi 2. Kelas Sinematografi 3. Kelas Penulisan Ilmiah Setiap mahasiswa punya kesempatan mengambil salah satu dari 3 pilihan di atas, dan akan diseleksi sesuai dengan berkas dan beberapa informasi yang harus teman-teman isi pada form pendaftaran nantinya. Untuk syaratnya mudah saja: 1. Mahasiswa angkatan 2020, 2021 dan 2022 2. Mahasiswa yang memiliki keinginan kuat untuk belajar dengan ttd surat pernyataan kesungguhan. 3. Memiliki sedikit dasar pada salah satu kelas yang di daftarkan 4. Mengikuti program sejak awal sampai selesai. 5. Menyelesaikan seluruh tugas yang diberikan. Silahkan mendaftarkan diri pada program yang diminati dengan mengisi form pendaftaran sebagai berikut 1. Kelas Bahasa Inggris untuk Komunikasi: https://forms.gle/gnPvz5jQ9P7yh5F29 2. Kelas Sinematografi: https://forms.gle/rAv1YkgyHK6bPQhJ8 3. Kelas Penulisan Ilmiah: https://forms.gle/7EzGS1iZ723rh2aU9 waktu pendaftaran dimulai sejak tanggal 12 s/d 16 Desember 2022 untuk form kesanggupan dapat di download pada link berikut: Demikian informasi ketiga program di atas, Wassalamualaikum Wr Wb

Kunjungan Akademik dan Brenchmarking Akreditasi Prodi PAI UIN Sunan Gunung Djati Bandung Ke PAI UMM

Kunjungan Akademik dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung ke Prodi PAI Universitas Muhammadiyah Malang (23/09/2022). Rombongan berjumlah 15 Dosen sebagai lawatan balasan yang sebelumnya dilakukan oleh Prodi PAI UMM ke Bandung. Selain itu, acara ini juga untuk Benchmarking Akreditasi antara kedua belah pihak. Acara seremonial dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Dr. H. Dadan Nurul Haq, selaku Ketua Prodi PAI UIN Sunan Gunung Djati sekaligus ketua rombongan. Ia menyampaikan bahwa Prodi PAI itu bersaudara. Terhubung oleh ikatan iman. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Dr. Saiful Amien, M.Pd., selaku Wakil Dekan II, dimulai dengan memperkenalkan personel dari Prodi PAI UMM, sejarah, dan penjelasan singkat terkait kelembagaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang. Sambutan terakhir oleh Mohammad Kamaluddin, M.Si., Ketua Prodi PAI UMM. Ia menerangkan bahwa fokus Prodi PAI sekarang adalah mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah dilaksanakan oleh para pendahulu. Mulai dari akreditasi Prodi, Laboratorium, Journal dan lain sebagainya. Penjelasan dilanjutkan oleh Zulfikar Yusuf, M.Pd.I., sekretaris Prodi PAI UMM. “Kerja Tim merupakan kunci untuk mempersiapkan kesuksesan segala hal termasuk akreditasi.” Ungkap Zulfikar. “Selain itu, monitoring dari Badan Pengendalian Internal (BPI) UMM merupakan kunci dari gerbang akreditasi. Juga pendampingan dan masukan dari para dosen senior dan Asesor.” Lanjutnya. Sesi berikutnya adalah tanya jawab. Pertanyaan pertama diajukan oleh Dr. Cecep Anwar, M.Ag., terkait pengelolan sumber daya alam. Dijawab langsung oleh Dr. Saiful Amin, M.Pd. Ia mengungkapkan bahwa Prodi dan UPPS tugasnya adalah mengusulkan ke bidang 4 yaitu Bidang Kelembagaan, Pengembangan SDM, dan Kerjasama. Sehingga pihak yang merekrut dosen baru adalah pihak Universitas, sesuai dengan kriteria yang diajukan oleh Prodi dan UPPS. Dalam agenda ini, diskusi semakin hangat terkait dengan Laboratorium, pengelolan lembaga dan yang terpenting adalah langkah yang harus ditempuh menuju akreditasi, lebih detailnya yaitu pengisian kriteria sembilan. Selain terkait akreditasi, juga dicanangkan untuk wacana kolaborasi penulisan artikel dan publikasi karya ilmiah. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata dari kedua Lembaga. (FM)

Kuatkan Budaya Ilmiah: PAI UMM siapkan Puluhan Peneliti

Sebanyak 92 mahasiswa mengikuti Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari sabtu, 17 September 2022 yang bertempat di Hall Fakultas Agama Islam, GKB II lantai 5. Menghadirkan empat narasumber yang memiliki kemampuan dan pengalaman dalam dunia penelitian. Kegiatan ini merupakan tahap awal sebelum mahasiswa mengajukan abstrak dan judul penelitian yang hendak dilakukan. Acara diawali dengan rangkaian pembukaan oleh Sekretaris Program Studi, Zulfikar Yusuf, M.Pd.I yang memberikan penjelasan tentang gambaran kebijakan program studi tentang skema penulisan tugas akhir dan gambaran penelitian yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa prodi PAI. Dalam sesi pemaparan tersebut, ia pun memberikan penguatan untuk dapat menyelesaikan tugas akhir yang berkualitas dan bermanfaat. Untuk memberikan gambaran isu-isu kependidikan Islam terkini, materi pertama yang disampaikan oleh Dr. Khozin, M.Si, selaku Dekan Fakultas Agama Islam UMM mengulas tentang ragam isu kependidikan Islam yang dijadikan sebagai bahan kajian dalam penelitian. Dilanjutkan dengan materi kedua oleh Nafik Muthohirin, MA.Hum (sekretaris PSIF UMM) tentang teknik peneliti dalam mengidentifikasi dan menentukan novelty dalam penelitian serta cara menyajikan dalam pendahuluan. Materi ketiga disampaikan oleh Dr. Umiarso, M.Pd.I. (Dosen PAI) tentang strategi kualitatif, kuantitatif dan R & D dalam penelitian PAI, materi ini untuk memaksimalkan potensi dan kecenderungan mahasiswa dalam metode penelitian. Materi terakhir tentang Teknik menyajikan serta membahas hasil penelitian dalam artikel jurnal oleh I’anatut Thoifah, M.Pd.I (Kepala Lab. Tarbiyah). Para mahasiswa antusias melaksanakan penelitian dan siap mengirimkan artikel mereka ke berbagai jurnal terakreditasi. Sebanyak 80 mahasiswa memilih siap mengirimkan naskah penelitian mereka ke jurnal. Hal ini diapresiasi oleh sekprodi saat menutup acara. Ia juga berharap mahasiswa juga meneladani Rasulullah SAW dalam aspek perjuangan. Menyelesaikan tugas akhir merupakan perjuangan, maka berbagai halangan dan tantangan yang akan dihadapi nantinya, jadikan sebagai perjuangan, agar menjadi amal soleh setiap individu. (ZY)

YUDISIUM FAI-UMM: TIGA KOMPETENSI YANG HARUS DIKUASAI OLEH CALON WISUDAWAN

Malang, 6 September 2022, bertempat di Aula GKB 3 Lantai 6 dilaksanakan Yudisium kelulusan Mahasiswa Fakultas Agama Islam UMM Angkatan 105, Periode III, TA 2021/2022. Jumla mahasiswa yang diyudisium berjumlah 108 mahasiswa/i calon wisudawan/i. Yang terdiri dari mahasiswa Prodi PAI 32 lulusan, dari Prodi HKI 16, Prodi Ekonomi Syariah 37 lulusan, dan Prodi Pendidikan Bahasa Arab 24 lulusan. Dalam sesi sambutan Dekan Fakultas Agama Islam, Khozin M.Si. menyampaikan bahwa kompetensi yang harus dipegang teguh oleh calon wisudawan adalah kualitas sikap moral/ spiritual dan sosial. Sikap spiritual akan nampak dari praktik ibadah sehari-hari. Mulai dari sholat berjamaah, tilawah, dll. Selanjutnya, sikap sosial akan nampak dalam menghargai dan menghormati orang lain. Ia juga menambahkan bahwa selain dua hal di atas, kompetensi yang selanjutnya adalah kompetensi knowledge. Yaitu memiliki pemahaman terkait penguasaan terhadap pengetahuan di bidang masing-masing. Dan ditambah dengan keterampilan; khusus dan umum. Keterampilan khusus merupakan kecakapan yang tidak tampak (soft skill) yang membuat seseorang sukses di masa yang akan datang. Contohnya, leadership, communication; mampu berkomunikasi dengan baik dengan siapapun. Secara langsung maupun tidak langsung atau di social media. Sedangkan keterampilan umum seperti keterampilan di bidang IT, dan bidang lainnya, tambahnya. Dalam yudisium kali ini Bapak Wakil Dekan I, Pradana Boy ZTF, Ph.D., membacakan surat keputusan yang terdiri surat keputusan kelulusan dan surat lulusan terbaik. Untuk lulusan terbaik di prodi Pendidikan Agama Islam adalah Muhammad Faaza Al-Hafidz, Mahasiswa Angkatan 2018. Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan bagi mahasiswa/i terbaik, pemberian surat keterangan lulus oleh masing-masing Kepala Program Studi dan sesi perfotoan.  (FM)

Serah Terima Mahasiswa Magang/PKL Prodi PAI UMM, Kepala Sekolah MTsN Batu: Tugas Guru adalah Mendidik

Kamis, 11 Agustus 2022 pukul 09.30, mahasiswa/i Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang yang berjumlah 8 orang, tergabung dalam kelompok 11, bersama Dosen Pembimbing Lapang (DPL), Fahrudin Mukhlis, M.IRKH mendatangi lokasi Magang di MTs Negeri Kota Batu untuk melaksanakan pembukaan dan serah terima mahasiswa Magang Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Pada pembukaan Magang ini terlibat pula di dalamnya Kepala Sekolah MTsN Batu, Buasim, S. Pd, M Pd dan Waka. Kurikulum Umroh Mahfudhoh, S.Si, M.Pd. Pada pembukaan Magang ini Fahrudin Mukhlis, selaku DPL Kelompok 11, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih telah diterima untuk melaksanakan PPL/Magang di MTsN Batu, dimana pada kegiatan ini para mahasiswa masih tetap harus belajar. Juga mengamalkan hasil pembelajaran yang sudah diterima selama belajar di bangku perkuliahan. Dan jika dalam proses belajar dan magang ini ada salah kata atau perbuatan mohon dimaklumi dan diberi arahan. Ia melanjutkan semoga pada kegiatan PPL/Magang ini berjalan dengan lancar dan para mahasiswa bisa betah dan melakukan dengan sebaik-baiknya”. Selain itu Bapak Kepala Sekolah MTsN Batu juga memebrikan sambutan. Ia menyatakan bahwa sangat bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan oleh prodi Pendidikan Agama Islam UMM. Hal ini karena merupakan pertama kalinya bekerjasama dengan prodi PAI-UMM. “Di sini kami menerima dengan senang hati dan tangan terbuka teruntuk bapak dosen dan anak-anak mahasiswa” ujarnya. Ia juga berpesan agar belajar dengan sebaik mungkin dan bersungguh-sungguh selama proses magang berlangsung. “Saya berharap para mahasiswa belajar dengan sebaik mungkin. Belajar yang sebenarnya dan dengan sebaik-baiknya, karena selama ini telah belajar di kelas secara teori dan sekarang saatnya untuk mempraktikkan ilmu-ilmu yang telah dipelajari selama ini, dilapangan nantinya akan sangat penting belajar bagaimana menerapkan pembelajaran secara benar” papar Kepala Sekolah MTsN Batu. Dalam lanjutan sambutannya Bapak Kepala Sekolah juga mengingatkan bahwasanya guru tidak hanya bertugas untuk mengajar, tetapi juga mendidik. Karena sejatinya mendidik tidak hanya di kelas tetapi juga di luar kelas. Pada kegiatan Magang ini bertepatan dengan liburan semester, dimana Kepala Sekolah berpesan dengan tidak adanya kegiatan kampus maka para peserta Magang untuk fokus menjalankan tugasnya di MTsN Batu. Ia juga mengingatkan agar tidak melaksanakan kegiatan belajar-mengajar sendiri di kelas, tetapi harus dengan pendampingan oleh guru pamong. Hal ini dikarenakan para anggota Magang bukan sebagai pengganti guru. Selanjutnya Ibu Waka. Kurikulum menjelaskan teknis terkait budaya sekolah. Di antaranya setiap jam 06.30 WIB para siswa sudah harus datang dan pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat dhuha sehingga perlu pendampingan dari mahasiswa peserta magang. Dan para anggota Magang sudah harus datang pada jam yang telah ditentukan. Selain itu, mahasiswa juga turut aktif dalam kegiatan sholat dzuhur berjama’ah dengan persiapan yang matang. Seperti, para mahasiswi mempersiapkan mukenah. Dalam kegiatan magang kali ini bertepatan dengan agenda memperingati HUT RI. Sehingga para peserta Magang juga diharapkan turut terlibat di dalamnya. Di mana hal ini berguna untuk menambah pengalaman para peserta Magang. Selain itu peserta magang juga perlu membuat jurnal harian. Hal ini ditujukan untuk merekam semua kegiatan yang dilakukan dari datang sampai pulang. Selanjutnya mahasiswa dipertemukan dengan guru pamong masing-masing, serta dibagi menjadi dua kelompok; empat mahasiswa pada mata pelajaran Al-Qur’an-Hadis dan empat lainnya pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Diharapkan pelaksanaan Magang Prodi PAI-UMM ini diberikan kelancaran dan para mahasiswa bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin dan bisa menyerap segala ilmunya dengan baik.